Monday, October 20, 2008

Here's My Favourite Candidate

Mengikuti perkembangan pilpres 2009 di Negeri ini cukup menarik. Liat saja partai-partai politik, banyak dari mereka sudah mengusung calon presiden, contohnya PDIP yang mengusung Mantan Presiden Megawati atau Demokrat yang mengusung Presiden SBY. Capres-capres tersebut nampak seperti memiliki "keistimewaan" karena diusung partai politik tanpa melalui proses demokrasi rumit seperti yang dilakukan oleh partai politik di Amerika Serikat, dimana Barack Obama dan John McCain harus bersusah payah mendapatkan tiket pencalonan.


pindah dari topik tersebut, setelah pada postingan terdahulu gue mengusung pasangan Adang Daradjatun-Yenny Wahid sebagai kandidat terfavorit untuk 2009. Dengan ini gue mau ganti pilihan gue, berhubung Mantan Wakapolri Daradjatun memilih menjadi legislator dan Yenny Wahid yang masih sibuk membenahi partainya yang acak kadut.

Pasangan Capres-Cawapres gue saat ini adalah :

Sri Sultan Hamengkubuwono X

Raja sekaligus Gubernur Daerah Istimewa Jogyakarta ini merupakan calon dari kalangan politikus tua paling alternatif yang dimiliki Indonesia. Beliau tidak pernah ikut dalam pilpres di negeri ini, sehingga beliau cukup layak menggantikan muka-muka lama yang ikut kembali dalam Pilpres 2009. Dukungan penduduk DIJ dan Jawa Tengah pun jangan dianggap remeh dengan total sekitar 32 Juta penduduk Jawa Tengah siap mendukung Sultan Jogya ini.

Rizal Mallarangeng

Mendeklarasikan diri sebagai calon presiden 2009. Namun, sepak terjangnya sebagai pemain muda jangan dianggap remeh. Doktor politik dari Universitas Ohio ini gue anggap sangat pas memerankan sosok wakil presiden bagi Sultan karena memiliki sepak terjang yang lebih nyata sebagai peneliti/pengamat politik CSIS dan Staf Khusus Menko Kesra RI. Selain itu, Rizal juga merupakan Direktur Eksekutif Freedom Institute, dengan begitu track record-nya cukup jelas dan bersih untuk memimpin negeri ini.

Sri Sultan Hamengkubuwono X - Rizal Mallarangeng

Thursday, September 4, 2008

After Obama vs McCain, now time for Biden vs Palin

Setelah berakhirnya Konvensi Nasional Partai Demokrat dan mulainya Konvensi National Partai Republik, maka persaingan Pemilihan Presiden AS sekarang tertuju pada sosok calon wakil presiden yang mendampingi Barack Obama (D) dan John McCain (R).

Kandidat Presiden AS Partai Demokrat Barack Obama minggu lalu telah memilih senator kawakan asal Delaware Joe Biden yang pernah maju dalam bursa persaingan presiden di tahun 1988. Senator Joe Biden yang berumur 65 tahun merupakan seorang yang ahli dan berpengalaman di bidang luar negeri karena saat ini di senat ia menjadi Chairman of Foreign Relations, dan tak diragukan lagi kancah politiknya di AS. Senator Joe Biden dianggap dapat menutupi kelemahan Barack Obama dibidang hubungan luar negeri.


Democratic Presidential Candidate Barack Obama pick his running mate Joe Biden for 2008 election





Namun, terpilihnya Joe Biden sebagai kandidat wakil presiden bersama Barack Obama langsung dikejutkan oleh Konvensi Nasional Partai Republik dimana Kandidat Presiden AS Partai Republik John McCain mengumumkan Gubernur Alaska Sarah Palin sebagai pasangannya untuk meraih kursi Gedung Putih.



Republican Presidential Candidate John McCain announce his vice presidential nominee Sarah Palin

Gubernur Sarah Palin (44) langsung mengejutkan sebagian kalangan karena dianggap taktik McCain dan Republik untuk meraih dukungan Mantan Bakal Calon Presiden Hillary Rodham Clinton (D). Namun, baru beberapa hari setelah terpilihnya Gubernur Palin menjadi Kandidat Wakil Presiden AS Partai Republik banyak isu negatif yang menyerangnya seperti kehamilan putrinya diluar nikah dan dirinya pernah mendukung kemerdekaan Alaska.


It's time for Senator Joe Biden and Governor Sarah Palin to battle. Dukung siapakah anda? Barack Obama/Joe Biden atau John McCain/Sarah Palin....

Saturday, August 16, 2008

The Jakarta Asean Storytelling Festival 2008

Panggung Utama



Tanggal 31 Juli sampai 4 Agustus 2008 bertempat di Bentara Budaya Jakarta, Gue dan teman-teman dari Ilmu Perpustakaan UIN Jakarta menjadi volunteer dalam The Jakarta Asean Storytelling Festival 2008 yang diselenggarakan dalam memperingati hari jadi 20 tahun KPBA (Kelompok Pecinta Bacaan Anak).



Bersama Pak Raden, sang Legenda Indonesia




Dalam acara tersebut hadir para storyteller tingkat ASEAN plus Jepang, diantaranya adalah Wajupa Tossa (Thailand), Carla Pacis(Philipines). Kongdeuane Nettavong(Vietnam), Chin Yahan (Cambodia), Sachiko Watanabe(Japan), Nurul Izzah(Malaysia), Yusof Gajah(Malaysia), Pawi Tadjudin(Brunei Darussalam) serta para penampil dari Indonesia yang diwakili oleh KPBA, Pak Raden, Wayang Suket Solo, Wayang Gantung Singkawang .

ki-ka : Carla Pacis, Malaysian Representatives, Wajupa Tossa, Pak Raden, Nurul Izzah, Kongdeuane Nettavong, Murti Bunanta dan Chin Yahan



Gue dan teman-teman dari UIN dipercaya untuk bantu-bantu dalam kesuksesan acara tersebut. Gue dan kedua teman gue Dwi Julyanti dan Yulmawan Dwi Putranto ikut di Tim KPBA yang mewakili Indonesia di pementasan "Kancil & Kura-kura." Dimana gue mendapat peran menjadi Badak(emang cocok kayaknya).


Si Badak, Si Kura-kura dan Si Rusa


Para storyteller yang disebut diatas juga memberikan workshop kepada anak-anak tentang mendongeng. Gue mendapat lima kesempatan untuk mendampingi storyteller bersama pendamping utamanya yaitu Carla Pacis, Chin Yahan, Kongdeuane Nettavong, Sachiko Watanabe dan Wajupa Tossa.

All organizers and Speakers



Yang paling berkesan ada tiga yaitu Carla Pacis, Sachiko Watanabe dan Wajupa Tossa. Carla Pacis mampu mengajarkan anak-anak bagaimana caranya menulis kreatif. Sachiko bercerita dengan melihat gambar dan Wajupa Tossa yang mampu mengajak orang tua dan anak-anaknya untuk ikut larut dan bernyanyi bersama sambil mendongeng.


All Volunteers from UIN Jakarta


Thanks buat KPBA yang telah mengizinkan gue untuk ambil bagian dalam acara ini terutama bagi Ketua KPBA dan Presiden InaBBY Dr. Murti Bunanta dan juga Sekreatris InaBBY Ida Farida, M.LS dan Sekretaris Jurusan IPI Pungki Purnomo atas kesempatannya.

Sunday, July 20, 2008

Kijang Langgeng is Our Family

Sewaktu umur gue genap setahun pada 1988, bokap gue membeli Toyota Kijang Langgeng. Hingga gue berumur 21 tahun, dan si Kijang Langgeng ini berumur 20 tahun telah mengumpulkan banyak cerita dengan keluarga gue, diantaranya :

Sang Penjelajah Jawa dan Bali

Gue inget pertama kali sewaktu gue berlibur naik Kijang Langgeng bersama keluarga gue. Pada waktu itu kalo nggak salah tahun 1992 dan kita sekeluarga berlibur ke pulau nan indah, Bali. Gue saat itu masih berumur 5 tahun merasakan asyiknya melintasi Pulau Jawa menuju Bali.

Pemandangan yang eksotis dalam perjalanan 2 hari menuju Bali pun gue dan keluarga rasakan. Merasakan hawa Semarang dan bermalam disana menjadi hangat bersama keluarga sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bali. Keceriaan kami sekeluarga naik Kijang Langgeng membuat tali persaudaraan diantara orang tua dan anak semakin dirasakan. Bahkan, bisa dibilang rute dua hari melewati Jawa menuju Bali tidak terasa, sambil menyanyi dan bersenda gurau dengan keluarga membuat waktu kami habis terlalu cepat dan tak terasa kami sekeluarga sampai di Bali.

Di Bali, Kijang Langgeng membawa kami sekeluarga menikmati keindahan pantai Bali. Mulai dari Pantai Kuta yang banyak sumur (susu berjemur, hehehhe) hingga ke Pantai Sanur yang asik abis. Gue masih inget di Pantai Sanur gue bermain layang-layang kelelawar khas Bali dan ada seorang anak bule yang mengikuti gerakan gue bermain-main di Pantai Sanur. Sang kijang juga membawa kami ke Sanghee tempat banyak monyet berkumpul. Disana gue ketakutan kasih makan si Monyet.

Si Kijang Langgeng juga membuktikan kalo dia adalah si pengjelajah Jawa. Pertengahan tahun 1990, Gue dan abang bersama orang tua kembali mempercayai si Kijang Langgeng untuk membawa kami ke Semarang dan Yogyakarta. Di Semarang, kami mampir ke daerah wisata Jawa Tengah lainnya yang nggak kalah seru seperti Candi Borobudur dan Malioboro.

Buat kamu sekalian yang senang berwisata ria, sangat cocok deh pilih Kijang. Pokoknya bagi Kijang yang tua punrute Jakarta-Bandung udah nggak ada apa-apanya deh.




Kijang Langgeng is our family



Pengantar Sekolah yang baik

Sewaktu kami masih bersekolah dan ayah masih bekerja. Jangan harap Senin-Jum’at si Kijang Langgeng bisa beristirahat. Setiap Senin-Jum’at si Kijang Langgeng kudu wajib menghantarkan kakak perempuan gue yang bersekolah di SMA Muhammadiyah 3 di Limau, abang gue di SMPN 29, dan abang gue yang satu lagi bareng gue sekolah di SDN Kramat Pela ditambah lagi Bokap gue yang kerja di Pulo Gadung. Rutinitas Kijang Langgeng baru berhenti setelah 1999 ketika gue udah masuk SMP dan bokap udah pensiun.

Dan si Kijang Langgeng nggak pernah komplain sewaktu gue berangkat ke sekolah dan gue sempet pup dan ngompol didalam kursi Kijang Langgeng waktu SD dulu karena gue udah nggak tahan...hehheehe, sorry ya Jang-geng( Kijang Langgeng).


Saksi Kisah Romantis

Kedua abang gue dengan sukses menjadikan si Kijang Langgeng sebagai kendaraan kencan. Kalo abang gue yang pertama, si Kijang Langgeng selalu dipakai untuk modal awal abang gue, untuk berkencan dengan seorang kekasihnya yang saat ini dengan sukses menjadi kakak ipar gue. Kalo abang gue yang kedua, orangnya sangat fashionable dan sedikit playboy sehingga perjalanan cintanya baru langgeng oleh si Kijang Langgeng setelah beberapa kali pacaran baru sekarang dia bisa settled dengan ceweknya.


Gue juga punya tips bagi kalian yang suka pacaran, kalo kalian punya Kijang, nggak usah khawatir deh pacaran karena kalian bisa sekaligus mengadakan triple date!!.



Stiker keren di mobil kerennn!!



Dan yang terpenting dari tiga cerita diatas, gue dan sekeluarga sadar bahwa si Kijang Langgeng bukan hanya sebuah mobilm akan tetapi merupakan bagian dari keluarga kami dan gue anggap sebagai adik gue. 20 tahun Kijang Langgeng berhasil membawa keceriaan bagi kami sekeluarga. Banyak kisah yang sebenarnya bisa diceritakan disini, bila diceritakan mungkin bisa jadi sebuah novel karena saking banyaknya pengalaman suka duka 20 tahun bersama Kijang Langgeng. Dan gue mau bilang ”Thanks Kijang!”

Thursday, February 14, 2008

Update......

Udah hampir tiga bulan nggak posting membuat tangan gue sedikit gatal untuk kembali mengetik postingan diblog ini. Maklum selama tiga bulan ini banyak banget yang harus gue kerjain, dan untuk saat ini gue mau sharing aja kegiatan gue belakang ini...



Langsung aja, sekarang gue udah jadi inducted member di Rotaract Club Distict 3400 Jakarta Semanggi, sebuah organisasi sosial kepemudaan yang saat ini dipimpin oleh Rtr. P. Ira Lathief. Selain itu saat ini gue bergabung di Montong 57 sebagai freelance journalist selama dua minggu di Bukune Publishing pimpinan Raditya Dika (penulis KambingJantan).
di Bukune, gue saat ini sedang mengerjakan Food Traveler's Guide, edisi kelima tentang(tunggu aja pas terbitnya yee) hehehe...dalam buku tersebut gue bekerjasama dengan Aar Oseani, teman sekelas gue di Jakarta School 2007. Dan gue harus mengitari Jakarta selama dua minggu untuk mencari bahan2 artikel.

Informasi lainnya, gue juga memberikan komentar di buku "Janji-Janji & Komitmen SBY-JK (Ed.2), Ternyata Hanya Angin" karangan Rudy S. Pontoh, dibuku itu kapasitas gue sebagai Sekretaris Umum DPD 1 HMPII, kalo mo liat contoh bukunya :



dan komentar gue bisa diklik di sini

Mungin sekian dulu guys update informasi dari gue, mungkin di post selanjutnya gue akan bercerita tentang suka dukanya ngeliput Food Travelers Guide.......

Friday, January 4, 2008

Lea Salonga & Brad Caleb Kane, The World Best Young Duet

Ada yang tahu Lea Salonga? Atau Brad Caleb Kane?

Kalau belum atau lupa-lipa ingat, Lea Salonga adalah penyanyi wanita asal Filiphina. Pada era 90-an sering dikontrak perusahaan “Disney” untuk mengisi suara nyanyian dari dua tokoh animasi Jasmine (Aladdin) dan Mulan. Sedangkan Brad Caleb Kane merupakan pengisi suara Aladdin saat sedang menyanyi.

Salonga dan Kane berhasil memberikan warna dalam film animasi Aladdin. Selain itu duet Salonga-Kane dalam lagu ”A Whole New World” difilm tersebut sukses menghantarkan lagu tersebut meraih Best Song diajang Oscar.

Berikut ini adalah lirik A Whole New World dan video clip-nya:

A Whole New World




(Brad)
I can show you the world
Shining, shimmering, splendid
Tell me princess
Now when did you last let your heart decide?
I can open your eyes
Take you wonder by wonder
Over sideways and under
On a magic carpet ride


A whole new world
A new fantastic point of view
No-one to tell us no
Or where to go
Or say we're only dreaming

(Lea)
A whole new world
A dazzling place
I never knew
But when I'm way up here
It's crystal clear
That now I'm in a whole new world with you
(Brad)(Now I'm in a whole new world with you)

(Lea)
Unbelievable sights
Indescribable feeling
Soaring, tumbling, free-wheeling
Through an endless diamond sky

(Lea)
A whole new world
(Brad)(Don't you dare close your eyes)

(Lea)
A hundred thousand things to see
(Brad)(Hold your breath it gets better)

(Lea)I'm like a shooting star
I've come so far
I cant go back to where I used to be

(Brad)A whole new world
(Lea)(Every turn a surprise)

(Brad)With new horizons to pursue
(Lea)(Every moment red letter)

(Together)
I'll chase them anywhere there's time to spare
Let me share this whole new world with you

(Brad)
A whole new world
(Lea)(A whole new world)

(Brad)Thats where we'll be
(Lea)(Thats where we'll be)

(Brad)
A thrilling chase
(Lea)(A wonderous place)

(Together)
For you and me.........


Selain itu, Mendengar nama mereka mungkin akan teringat oleh sebuah lagu yang berjudul “We Could Be In Love”. Dalam lagu tersebut mereka kembali berduet, suara cantik Lea Salonga dan suara emas Brad Caleb Kane sukses menjadi hit dikalangan remaja dibeberapa negara pada era-90an.

We Could Be In Love





Lea:
Be still my heart
Lately its mind is on it's own
It would go far and wide
Just to be near you

Brad:
Even the stars
Shine a bit bright
I've noticed
When you're close to me

Lea:
Still it remains a mystery Chorus

(Both):
Anyone who seen us
Knows what's going on between us
It doesn't take a genius
To read between the lines
And it's not just wishful thinking
Or only me who's dreaming
I know what these are symptoms of
We could be in love

Lea:
I ask myself why
I sleep like a baby through the night
Maybe it helps to know
you'll be there tomorrow

Brad: Lea:
Don't open my eyes Ohhh
I'll wake from the spell I'm under
Makes me wonder how
Tell me howI could live without you now

Both:
And what about the laughter
The happy ever after
Like voices of sweet angels
Calling out our names
And it's not just wishful thinking
Or only me who's dreaming
I know what these are symptoms of
We could be in love

Brad:
All my life I have dreamed of this
But I could not see your face

Lea:
Don't ask why two such distant stars
Can fall right into place

Chorus (Both):
Anyone who seen us
Knows what's going on between us
It doesn't take a genius
To read between the lines
And it's not just wishful thinking
Or only me who's dreaming
I know what these are symptoms of
We could be in love

Both:
Oh, it doesn't take a genius
To know what these are symptoms of
We could be

Lea: ohh, We could be,
we could be in love

Brad:
Could be in


Both:
We could be in love

Duet mereka ini berhasil menarik perhatian gue yang notabene pada saat mereka tenar dulu gue masih kecil. Tidak salah kalau mereka gue beri julukan sebagai The World Best Young Duet. Selain itu, semoga duet ini mampu menjadi panutan & contoh di Indonesia, kalau duet anak muda yang serasi tidak harus pacaran seperti yang dilakukan Acha-Irwansyah. Anda setuju?

Wednesday, January 2, 2008

My Life Reflection of 2007

Alhamdulilah, Terima Kasih Allah SWT. Mungkin itulah yang bisa gue ungkapkan dan gue rasakan pada saat detik-detik pergantian tahun dari 2007 ke 2008. Ada rasa senang saat menyambut tahun 2008, selain itu dihati gue terbesit rasa bangga dan haru saat meninggalkan tahun 2007.
Ditahun 2007, hidup gue serasa menemukan jati diri serta jalan hidup gue selanjutnya. Selain itu menandakan kemandirian gue sebagai mahasiswa. Banyak hal menarik yang akan gue paparkan mengenai pencapaian selama tahun 2007 dalam postingan gue ini. Berikut ini hal-hal menarik tersebut.

Blogging.
Tidak bisa dipungkiri lagi, Gue mulai nge-blog mulai Januari 2007. Saat itu terispirasi dari pengalaman-pengalaman para blogger diacara ulang tahun BlogFam di Perpustakaan Diknas. Berkat blog, gue berhasil meraih beberapa kesempatan, diantaranya bertemu dan berteman dengan seorang penulis gokil, Raditya Dika. Selain itu, gue juga berkenalan dengan Ira Lathief yang merupakan penulis ”Kumis Lele Rezeki Arwana.” Disamping itu, gue mendapat kesempatan menjadi salah satu kontingen komunitas Go-Ranah Minang diajang Pesta Blogger 2007. Terakhir, gue juga dipercaya untuk mengomentari buku mengenai politik.

Meet Raditya Dika
Writing.
Tidak disangka, mengikuti writing workshop yang difasilitasi oleh GagasMedia dan Rotaract Semanggi memberikan gue sebuah langkah baru ditahun 2007. Dari workshop tersebut, gue mendapat dua kesempatan berharga. Pertama, gue berhasil menerbitkan buku keroyokan sekaligus buku gue yang pertama yaitu “20 Cerita Gokil : Based on True Stories”(Mediakita, 2007). Kedua, gue mendapat beasiswa dari GagasMedia untuk belajar “creative writing” di Jakarta School binaan Yayan Sopyan dan AS. Laksana.

Alumnus Writing Workshop with GagasMedia-Rotaract Semanggi

My First Book

Alumnus GagasMedia-Rotaract Semanggi yang lulus Jakarta School 2007

Organization
Saat memasuki tahun 2007, gue memutuskan untuk tampil independen dalam dunia organisasi dan politik kampus. Pada Maret 2007, karir organisasi gue bertambah setelah dipercaya sebagai Sekretaris Umum DPD 1 HMPII (Dewan Pengurus Daerah 1 Himpunan Mahasiswa Perpustakaan Informasi & Indonesia) dalam MUSDA 1 HMPII di Jatinangor. Pada pemilu kampus dibulan September 2007, gue memberanikan diri untuk maju sebagai calon presiden untuk BEM Jurusan Ilmu Perpustakaan, tapi sayang sebuah permainan ”kotor” menggagalkan jalan gue menjadi presiden. Namun kalah bukan akhir dari segalanya, hal tersebut menjadi titik balik untuk membuktikan kalau kemenangan sebenarnya ada ditangan gue.



Itulah kejadian-kejadian yang gue alami ditahun 2007. Saat ini gue mulai mantap untuk melangkah ke tahun 2008. See yaa...